Mandikan Gelandangan, Aiptu Ponijan Raih Penghargaan di HUT ke-70 Bhayangkara
AHOKSEDUNIA

Jakarta - Ketulusan Aiptu Ponijan memandikan tunawisma di Menteng, Jakarta Pusat, diharapkan menjadi contoh bagi polisi lainnya sebagai pelayan masyarakat. Aiptu Ponijan diberi penghargaan oleh Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono.
"Apa yang dilakukan oleh Aiptu Ponijan merupakan bentuk pelayanan tulus sesuai dengan slogan polisi sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat sehingga beliau pantas mendapatkan reward tersebut," kata Dwiyono kepada detikcom, Jumat (1/7/2016).
Menurut Dwiyono, Ponijan yang menjabat Kapolsubsektor Pegangsaan itu tidak jijik memandikan seorang tunawisma itu patut menjadi tauladan. Ponijan tidak memandang bulu siapa masyarakat yang perlu ia layani. "Saya berharap kebaikan Aiptu Ponijan ini bisa menularkan kepada polisi lainnya, khususnya polisi yang bertugas di wilayah Polres Jakarta Pusat," imbuhnya.
Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB dalam upacara HUT Bhayangkara ke-70 di halaman Mapolres Jakarta Pusat.
Ponijan memandikan seorang tunawisma yang sudah 3 hari berada di depan pegadaian di Jl Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/6) lalu. Tunawisma yang diperkirakan berusia 60 tahun lebih itu ditemukan dalam kondisi sakit.
Selain pakaian yang tidak layak, kakek tua itu juga mengeluarkan kotoran yang mengundang bau tidak sedap. Namun Ponijan tidak sedikitpun merasa jijik memandikan tunawisma tersebut sebelum akhirnya membawa tunawisma itu ke Puskesmas.
Selain Ponijan, dua orang masyarakat bernama Thomas dan Sahrun juga mendapatkan penghargaan dari Polres Jakpus. Keduanya adalah anggota Pokdar Kamtibmas Polsek Sawah Besar dan Polsek Johar Baru, karena keaktifannya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayahnya.
"Kedua masyarakat ini sangat aktif membantu polisi dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing terutama saat terjadi tawuran antar warga," tambahnya.






0 komentar:
Posting Komentar