photo AB230x90gif_zps839436ce.gif photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Polisi Tembak Perampok yang Tikami Ibu Hamil Di MEDAN.

Polisi Tembak Perampok yang Tikami Ibu Hamil Di MEDAN.

Polisi Tembak Perampok yang Tikami Ibu Hamil Di MEDAN.

AHOKSEDUNIA

http://www.ahoksedunia.com/

MEDAN - Satu dari dua kawanan perampok sadis rumah mewah dibekuk petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Sunggal. Ia adalah Kumar Harefa (22), warga Jl Soekarno-Hatta Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

Karena melawan saat ditangkap, betis kiri tersangka terpaksa dihadiahi timah panas. Apalagi, ketika beraksi tersangka sempat menikami korbannya Syafrida Laili (29) yang tengah hamil.

"Kasus perampokan ini terjadi pada Jumat lalu. Kala itu, tersangka masuk ke rumah korban dengan membawa senjata tajam. Ketika dipergoki, tersangka malah menikami korbannya," ungkap Kapolsekta Sunggal, Komisaris Daniel Marunduri didampingi Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono, Senin (20/6).

Usai menggasak seluruh harta benda di rumah korban yang terletak di Komplek Padang Hijau Blok K No 19 Desa Diski, Kecamatan Sunggal, tersangka pun kabur. Ia kembali ke kawasan Binjai bersama rekannya.

"Setelah beberapa hari kami buron, tersangka akhirnya kami tangkap di Jl Suratman, Binjai. Ada beberapa barang bukti yang kami sita dari tersangka," kata Daniel.

Adapun barang bukti yang ditemukan dari tersangka diantaranya satu unit handphone merk Grand Duos, satu mata uang Bath pecahan 100, tiga lembar uang Bath pecahan 20, dan satu serbet warna biru yang digunakan tersangka untuk membekap mulut korbannya.

"Kami masih mengembangkan kasus ini, untuk mecari tahu dimana pelaku menjual barang-barang curiannya," kata Daniel.

"Dari laporan korban yang kami terima, tersangka ini menggasak 150 gram emas yang ada di dalam kamar rumah. Selain itu, pelaku menggasak uang tunai Rp1 juta, uang pecahan 100 Bath satu lembar, dan uang pecahan 20 Bath tiga lembar," kata tambah Daniel.

Menurut Daniel, selain uang tunai, pelaku juga menggasak dua buah jam tangan merk Alexander Christy. Namun, kata Daniel, usai merampok rumah korbannya di Komplek Padang Hijau Blok K No 19 Desa Diski, Kecamatan Sunggal, pelaku bersama rekannya FH kemudian menjual emas tersebut.
"Dari penuturan tersangka KH (Kumar Harefa), 150 gram emas itu dijual kepada penadah seharga Rp1,2 juta. Uangnya telah mereka gunakan untuk foya-foya," kata Daniel.
Sementara, tersangka Kumar ketika diwawancarai tetap bersikap bungkam.

Syafrida Laili sempat pura-pura mati ketika peristiwa terjadi. Saat itu, korban yang sudah tak berdaya menutup matanya seolah-olah tidak bernafas.

"Korban ini mengalami luka tikam di leher dan tubuhnya. Saat melihat korban tak bergerak, pelaku yang panik langsung buru-buru kabur," ungkap Kapolsekta Sunggal, Komisaris Daniel Marunduri didampingi Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono.

Sebelum menikam korban, kedua pelaku masing-masing Kumar Harefa (22) dan FH (25) sempat menyumpal mulut korban. Ini dilakukan lantaran korban sempat berteriak.

"Saat ini, satu tersangka lainnya berinisial FH masih kabur. Diduga, FH inilah otak pelaku," ungkap Daniel.

Ketika peristiwa terjadi, korban yang sudah mengalami luka tikam merangkak keluar rumah. Korban pun meminta pertolongan warga.

"Ketika warga mendengar suara korban, mereka pun langsung membawa korban ke rumah sakit. Saat ini, korban masih dalam perawatan," ungkap Daniel.





0 komentar:

Posting Komentar

Gallery




About Us

photo AB230x90gif_zps839436ce.gif